TOKYO, muslimdaily.net – Memperluas layanan pariwisata yang ramah untuk Muslim, Jepang akan menjadi tuan rumah forum internasional pertama dan pameran lingkungan dan bisnis halal akhir tahun ini untuk meningkatkan kesadaran tentang industri yang tengah berkembang di negara Asia Timur ini.
“Expo ini bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap perkembangan lingkungan Halal domestik dan penembangan pasar Islam oleh perusahaan Jepang,” demikian pernyataan situs Halal Expo Jepang 2014, sebagaimana dilaporkan oleh OnIslam.net, Jumat 26 September.
Bertema “Ekspansi Global Buatan Jepang Halal dan pengembangan lingkungan Halal domestik”, pameran produk-produk halal ini dijadwalkan akan diselenggarakan pada tanggal 26-27 November.
Disebut “Jepang Halal Expo 2014″, pameran barang dan jasa halal yang dihasilkan perusahaan Jepang, forum yang menampilkan para pejabat perusahaan domestik dan internasional, ahli Halal, dan organisasi sertifikasi.
Kedatangan pengunjung Muslim di Jepang tumbuh rata-rata 7,2% pada tahun 2004-2013. Dan diperkirakan akan terus naik.
“Jumlah kunjungan wisman Jepang melebihi 10 juta untuk pertama kalinya pada tahun 2013 dan efek ekonomi yang dihasilkan menarik banyak perhatian,” kata situs tersebut.
“Banyak Muslim mengeluh setelah datang bahwa mereka tidak tahu ke mana harus pergi untuk shalat, atau informasi yang kurang tersedia tentang bahan-bahan pada label makanan,” ketua panitia Yoshichika Terasawa, eksekutif direktur dari Makuhari Messe, mengatakan kepada The Japan Timespada Kamis 25 September.
“Saya berharap acara seperti ini akan membantu membuat kita sadar akan kebutuhan umat Islam, dengan cara yang sama kita menghadapi vegetarian saat ini, misalnya.”
Desember lalu, bandara internasional di Jepang membuka ruang ibadah baru untuk muslim dan mulai menawarkan makanan halal bagi umat Islam, di tengah rencana yang lebih luas untuk membuat bandara Jepang lebih ramah terhadap Muslim.
Langkah-langkah baru mengikuti keputusan Jepang untuk melonggarkan aturan untuk penerbitan visa bagi pengunjung dari Indonesia, Malaysia dan tiga negara Asia Tenggara lainnya pada bulan Juli.
Expo ini juga bertujuan untuk meningkatkan jumlah restoran halal bersertifikat di Jepang.
“Saya tidak berpikir itu akan lebih sulit bagi restoran Jepang untuk belajar bagaimana membuat makanan mereka bersertifikat halal,” kata Hj Md Radzi Burhanuddin, pihak konsultan pameran yang merupakan presiden perusahaan animasi Malaysia, Les ‘Copaque Production Sdn Bhd, yang memproduksi serial kartun terkenal “Upin-Ipin”.

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !